Labels

Rabu, 16 Januari 2013

CONTOH LAPORAN OBSERVASI JADI

BAB 1 PENDAHULUAN

A.      Latar Belakang
Observasi merupakan suatu kegiatan yang sangat penting dalam mengetahui bagaimana cara mengajar yang baik. Dalam hal ini saya selaku mahasiswa PGSD melakukan observasi di Sekolah SD NEGERI 09 Pontianak Barat untuk memenuhi tugas dalam bentuk laporan observasi pembelajaran di kelas khususnya mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas tinggi. Laporan hasil observasi ini disusun guna mememenuhi tugas mata kuliah Pengembangan Pembelajaran Bahasa Indonesia dan Sastra di Kelas Tinggi. Dengan adanya observasi ini diharapkan kita dapat mengetahui bagaimana seorang guru mengajar suatu pembelajaran        ( mata pelajaran bahasa indonesia ). Kemudian kita sebagai sorang calon guru tentunya dapat memilih mana yang baik dan tidak baik untuk diajarkan kepada murid kita ketika sudah mengajar kelak.

B.  Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang permasalahan di atas, maka dirumuskan permasalahan sebagai berikut:
1.    Bagaimana proses kegiatan pembelajaran Bahasa Indonesia kelas tinggi di Sekolah Dasar.
2.    Apakah empat aspek ( menulis, membaca, menyimak, bebicara ) ada dalam proses pembelajaran.
3.    Apakah empat aspek tersebut sesuai dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran.

C.  Tujuan Penyusunan Laporan
Berdasarkan rumusan masalah diatas, maka tujuan penyusunan laporan observasi ini adalah sebagai berikut :
1.    Mengetahui proses kegiatan pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas Tinggi di Sekolah Dasar.
2.    Mengetahui apakah empat aspek ( menulis, membaca, menyimak, berbicara ) ada dalam proses pembelajaran.
3.    Mengetahui apakah empat aspek tersebut sesuai dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran.
                              

D.  Manfaat observasi
Setelah melakukan observasi di Sekolah Dasar diharapkan kita dapat memahami bagaimana cara mengajar yang benar dan mengaplikasikannya ketika kita menjadi guru dimasa yang akan datang.

E.   Metode
Metode yang digunakan dalam penyusunan laporan observasi ini adalah :
Studi Pustaka, (Pedoman Penulisan Karya Ilmiah PGSD)
Observasi
Wawancara.


BAB II HASIL OBSERVASI
A.  Paparan Data

Nama Sekolah :   SDN 09 Pontianak Barat
Akreditasi       :   B
Study              :   Bahasa Indonesia
Kelas               :   III E
Materi              :   Penjelasan Mengenai Tanda baca dan Transportasi



Hari
Tanggal
Jam
Sumber informasi
Metode observasi
Informasi
Komentar observer
Rabu, 16 Maret 2012
14.30-15.05

Sri Rizqi S. Ag
Nip : -


Pengamatan

Guru melakukan salam pembuka, memeriksa kebersihan,  Setelah itu guru menanyakan penjelasan materi yang lalu ( Apersepsi ) kepada siswa mengenai kata yang terdiri dari Persamaan kata(sinonim),Lawan kata(Antonim).
Aspek yang saya dapat:
1.Berbicara: Dilakukan antara guru dan murid,guru bertanya kepada murid mengenai sinonim,antonim         ( pada saat apersepsi )  dan dijawab oleh murid secara serempak.
2.Menulis: Guru memberikan penjelasan mengenai tanda baca dan transportasi di papan tulis kemudian siswa mencatatnya.
3.Menyimak: Guru menjelaskan mengenai tanda baca, transportasi. Serta para siswa menyimak pernyataan yang disampaikan oleh guru secara seksama dan dengan tertib.
4.Membaca:Pertama guru menyuruh dua siswa untuk maju di depan memperagakan bagaimana membaca suatu kalimat dialog dengan memperhatikan tanda baca yang benar. Kedua Guru menuliskan contoh bagaimana menggunakan tanda baca yang benar pada suatu kalimat, dan guru menyuruh untuk membaca contoh-contoh tersebut secara serentak dan benar.

Guru tidak menggunakan RPP.

Seharusnya sorang guru harus memiliki RPP sebagai peoman ia mengajar. Dalam pembelajaran bahasa ini guru sudah menggabungkan proses membaca, berbicara, menulis dan menyimak dalam satu materi menjadi satu kesatuan. Guru juga tidak dapat menguasai kondisi kelas, karena guru itu hanya berdiri didepan kelas saja, sehingga siswa sangat ribut, dan banyak yang tidak memperhatikan.kurangnya bentuk penghargaan / pujian dalam bentuk kata seperti terima kasih, pintar, bagus,dll pada saat siswa melesikan pekerjaan tertentu.
Guru lebih banyak berbicara bukan pada materi pembelajaran.


                                                                                                            Observer


Hendra Septian Dalimunthe
                                                                                                                          F37010058





BAB III PENUTUP
A.  Kesimpulan
Secara umum kegiatan observasi di kelas merupakan suatu kegiatan yang sangat bermanfaat, karena kita bisa memperoleh data informasi yang akuarat langsung dari  objek sasaran.
B.  Saran
kegiatan observasi di kelas merupakan suatu kegiatan yang sangat bermanfaat, untuk itu di sarankan pada calon guru seperti kita dapat mengetahui bagaimana seorang guru mengajar suatu pembelajara. Kemudian kita sebagai sorang calon guru tentunya dapat memilih mana yang baik dan tidak baik untuk diajarkan kepada murid kita ketika sudah mengajar kelak.

DAFTAR RUJUKAN
2010. Pedoman Penulisan karya Ilmiah Program Studi PGSD Jurusan Pendidikan Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tanjungpura Pontianak.

LAMPIRAN
Foto – foto pada saat kegiatan observasi
Foto0488.jpg Foto0482.jpg Foto0480.jpg


6 komentar:

  1. thanks kak buat postingannya. sangat membantu. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. yap sama sama..trimakasih atas kunjungannya :D

      Hapus
  2. thanks buat postingnya
    izin copas formatnya yha :)

    BalasHapus
  3. Balasan
    1. iya win... :D
      semoga bermanfaat... jaya PGSD :D

      Hapus